Jika Pendarahan Lebih 15 Hari, Bukan berarti 15 Hari Haidl Dan Selebihnya Istihadloh - Mausung AS

| mausung.web.id | Mengupas 3 Darah Wanita, Haidl, Nifas & Istihadloh |

Jika Pendarahan Lebih 15 Hari, Bukan berarti 15 Hari Haidl Dan Selebihnya Istihadloh

Share This
Sudah kita ketahui bahwa maksimal masa haid adalah 15 hari. Jika lebih dari 15 hari berarti istihadloh. Tapi, untuk menentukan hari haidlnya, bukan berati yang 15 hari dihukimi haidl sedangkan lebihnya istihadloh.
Menghukumi sepirti itu tidak benar.

Lalu bagaimana hukum yang benar?

Permasalahan diatas disebut masalah istihadloh. Sedangkan untuk menentukan berapa hari haidlnya, dan berapa hari istihadlohnya? Ketentuan hukumnya berbeda-beda, tergantung kondisi darah dan orangnya. Apakah dia sudah pernah haidl sebelumnya atau tidak?
Begitu juga lihat darahanya. Apakah darahnya satu macam, warna dan sifatnya?

Contoh 1 : Seorang wanita yang tidak pernah haidl sebelumnya, mengalami pendarahan selama 20 hari, sedangkan darahnya lebih dari satu macam (5 hari hitam, sedangkan sisanya merah).

Maka yang dihukumi haidl adalah darah yang kuat (dalam contoh ini 5 hari), sedangkan yang lemah (15 hari) dihukum istihadloh, karena ketika mustahadloh darahnya lebih dari satu macam warna dan sifatnya (bisa membedakan antara darah kuat dan lemah), maka haidlnya mengambil darah yang kuat, sedangkan yang lemah dihukumi istihadloh.

Wanita demikian ini disebut Mubtadaah Mumayyizah, masuk bagian mustahadloh yang pertama.

Contoh 2 : Seorang wanita tidak pernah mengalami haidl (pemula) mengalami Pendarahan 30 hari, sedangkan warna dan sifat darahnya sama. Maka darah yang dihukum hanya sehari semalam di awal keluarnya, sedangkan sisanya (29 hari) dihukumi istihadloh.

Wanita demikian ini disebut Mubtadaah Ghoiru Mumayyizah, masuk bagian kedua.

Begitulah ketentuan hukumnya, bukan 15 hari haid dan selebihnya istihadloh. Menghukumi seperti ini tidak benar.

Lebih jelasnya orang yang istihadloh hukumnya ada tujuh macam dengan ketentuah hukum yang berbeda.

Berikut tujuh bagian mustahadloh yang saya kutip dari dokumen Grup FB "KAMUS [ Keluarga Muslim Sunni] salafiyah KOMPENI"

**Awal kutipan**

ﺍﻟﺒﺎﺟﻮﺭﻯ ﺝ ۱ﺹ ۱۱۰
‏( ﻭﺻﻮﺭﻫﺎ ‏) ﺳﺒﻌﺔ ﻹﻧﻬﺎ ﺇﻣﺎ ﻣﺒﺘﺪﺃﺓ ﻣﻤﻴﺰﺓ ﺃﻭ ﻣﺒﺘﺪﺃﺓ ﻏﻴﺮ ﻣﻤﻴﺰﺓ ﻭﺇﻣﺎ ﻣﻌﺘﺎﺩﺓ ﻣﻤﻴﺰﺓ ﺃﻭ ﻣﻌﺘﺎﺩﺓ ﻏﻴﺮ ﻣﻤﻴﺰﺓ ﺫﺍﻛﺮﺓ ﻟﻌﺎﺩﺗﻬﺎ ﻗﺪﺭﺍ ﻭﻭﻗﺘﺎ ﺃﻭ ﻧﺎﺳﻴﺔ ﻟﻬﺎ ﻗﺪﺭﺍ ﻭﻭﻗﺘﺎ ﺃﻭ ﺫﺍﻛﺮﺓ ﻟﻠﻘﺪﺭ ﺩﻭﻥ ﺍﻟﻮﻗﺖ ﺃﻭ ﺑﺎﻟﻌﻜﺲ ﺍﻯ ﺫﺍﻛﺮﺓ ﻟﻠﻮﻗﺖ ﺩﻭﻥ ﺍﻟﻘﺪﺭ .
Perempuan yang mengeluarkan darah secara terus menerus di namakan Mustahadhoh
(orang yang isthihadhoh) adapun macamnya orang istihadhoh ada 7 ( tujuh )

1. ﻣﺒﺘﺪﺃﺓ ﻣﻤﻴﺰﺓ
(perempuan yang baru pertama kali mengalami pendarahan dan bisa membedakan sifat darah )

2. ﻣﺒﺘﺪﺃﺓ ﻏﻴﺮ ﻣﻤﻴﺰﺓ
(perempuan yang baru pertama kali mengalami pendarahan dan tidak bisa membedakan sifat darah)

3. ﻣﻌﺘﺎﺩﺓ ﻣﻤﻴﺰﺓ
(perempuan yang sudah pernah mengalami pendarahan dan bisa membedakan sifat darah)

4. ﻣﻌﺘﺎﺩﺓ ﻏﻴﺮ ﻣﻤﻴﺰﺓ ﺫﺍﻛﺮﺓ ﻟﻌﺎﺩﺗﻬﺎ ﻗﺪﺭﺍ ﻭﻭﻗﺘﺎ
(perempuan yang sudah pernah mengalami
pendarahan yang tidak bisa membedakan sifat darah yang ingat kebiasan haidnya baik dalam masanya atau waktunya

5. ﻣﻌﺘﺎﺩﺓ ﻏﻴﺮ ﻣﻤﻴﺰﺓ ﻧﺎﺳﻴﺔ ﻟﻬﺎ ﻗﺪﺭﺍ ﻭﻭﻗﺘﺎ
(perempuan yang sudah pernah mengalami
pendarahan yang tidak bisa membedakan sifat darah yang lupa kebiasan haidnya baik dalam masanya atau waktunya

6. ﻣﻌﺘﺎﺩﺓ ﻏﻴﺮ ﻣﻤﻴﺰﺓ ﺫﺍﻛﺮﺓ ﻟﻠﻘﺪﺭ ﺩﻭﻥ ﺍﻟﻮﻗﺖ
(perempuan yang sudah pernah mengalami
pendarahan yang tidak bisa membedakan sifat darah yang ingat kebiasan haidnya dalam masanya tidak waktunya

7. ﻣﻌﺘﺎﺩﺓ ﻏﻴﺮ ﻣﻤﻴﺰﺓ ﺫﺍﻛﺮﺓ ﻟﻠﻮﻗﺖ ﺩﻭﻥ ﺍﻟﻘﺪﺭ
(perempuan yang sudah pernah mengalami pendarahan yang tidak bisa membedakan sifat darah yang ingat kebiasan haidnya dalam waktunya tidak pada masanya Dari uraian di atas dapat di fahami bahwa masing masing kriteria wanita yang mengalami istihadhoh mempunyai hukum masing masing serta penyelesaiannya masing masing dalam menjalankan ibadah 

**akhir kutipan**

Setiap bagian punya ketentuan haidl yang berbeda jumlahnya. Baca tentang mustahadloh di blog ini.  Silahkan cari atau Klik MUSTAHADLOH disini




Pages